Ngabang — Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Landak menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) VIII IPPNU di Pondok Pesantren Nurul Islam Ngabang, Ahad (20/9/2026).
Konfercab VIII IPPNU Landak mengusung tema “Estafet Kepemimpinan, IPPNU yang Progresif dan Berintegritas.” Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Komisariat IPPNU se-Kabupaten Landak.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Konfercab menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat cabang. Melalui forum ini, pengurus menyampaikan pertanggungjawaban kepengurusan. Selanjutnya, peserta membahas arah organisasi dan proses pergantian kepemimpinan.
Dorong Kader IPPNU Manfaatkan Teknologi
Rais Syuriah PCNU Kabupaten Landak, KH. Nurkholis, menyampaikan apresiasi terhadap kiprah IPPNU sebagai bagian dari kader muda Nahdlatul Ulama.
Dalam sambutannya, ia mengajak kader IPPNU untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, teknologi dapat menjadi sarana untuk memperluas dakwah dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Gunakan media sosial dan teknologi bukan untuk menyebarkan berita hoaks, tetapi untuk dakwah Aswaja, untuk belajar, dan untuk memberikan manfaat,” kata KH. Nurkholis.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam setiap proses kaderisasi dan kepemimpinan. Karena itu, nilai integritas perlu menjadi bagian penting dalam perjalanan kader IPPNU saat menjalankan amanah organisasi.
Estafet Kepemimpinan dan Konsolidasi Organisasi
Sementara itu, Sekretaris PW IPPNU Kalimantan Barat, Shofi, menekankan pentingnya menjaga estafet kepemimpinan dalam perjalanan organisasi.
Menurutnya, Konfercab bukan hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan menyusun langkah organisasi ke depan.
Di sisi lain, Shofi menyampaikan bahwa Konfercab perlu melahirkan gagasan dan sosok pemimpin yang memiliki kemauan untuk terus berjuang. Dengan demikian, organisasi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kader serta masyarakat.
Momentum Menata Arah Organisasi
Melalui Konfercab VIII IPPNU Landak, kader memiliki kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi. Selanjutnya, hasil evaluasi dapat menjadi dasar dalam menyusun arah dan langkah organisasi pada periode berikutnya.
Pada saat yang sama, forum ini memperkuat komunikasi antara pengurus cabang, PAC, dan komisariat. Dengan komunikasi yang baik, koordinasi organisasi dapat berjalan lebih efektif.
Dengan adanya estafet kepemimpinan, IPPNU Landak diharapkan terus mengembangkan kader yang aktif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Sejalan dengan semangat tersebut, Konfercab VIII IPPNU Landak menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kaderisasi serta memperkuat peran pelajar putri Nahdlatul Ulama di Kabupaten Landak.
Penulis : Novianto








Komentar